Tips Mencuci Jamur yang Benar agar Tetap Segar dan Higienis
Mencuci Jamur dengan Tepat --
oganilir.co - Jamur merupakan bahan makanan serbaguna yang kaya rasa umami, cocok untuk berbagai hidangan, mulai dari tumisan, sup, hingga isian burger. Kemampuannya untuk dipanggang, dibakar, ditumis, bahkan digoreng menjadikannya bahan masakan favorit di dapur banyak orang.
Namun, di balik kelezatannya, proses pembersihan Jamur sering kali menimbulkan pertanyaan, terutama karena teksturnya yang lembut. Meski beberapa orang berpendapat bahwa Jamur tidak perlu dicuci karena khawatir akan menyerap air, membersihkan Jamur adalah langkah penting dalam persiapan masakan.
Jamur, seperti produk segar lain, dapat membawa kotoran, pestisida, dan patogen yang berpotensi menyebabkan penyakit bawaan makanan. Karena itu, memahami cara mencuci Jamur yang benar sangat krusial untuk memastikan keamanan dan kualitas hidangan Anda.
Sebagian besar Jamur dapat dicuci tanpa membuatnya terlalu basah, terutama jika dilakukan dengan metode yang tepat. Pencucian Jamur sangat dianjurkan, terutama jika terdapat banyak kotoran yang menempel.
Selain menghilangkan kotoran, mencuci produk segar juga membantu mengurangi residu pestisida dan patogen yang dapat menyebabkan penyakit. Editor Makanan Brooke Caison dan Direktur Makanan Senior Delish, Robert Seixas, sepakat bahwa membersihkan Jamur adalah langkah yang perlu dilakukan.
Kunci Mencuci Jamur
Kuncinya adalah tidak merendam Jamur terlalu lama dalam air, karena Jamur memiliki sifat seperti spons yang mudah menyerap cairan. Jika Jamur menyerap terlalu banyak air, teksturnya bisa menjadi lembek dan berlendir, mengurangi kenikmatan saat disantap.
Salah satu cara mencuci Jamur yang benar adalah dengan menggunakan air mengalir. Foof Editor, Brooke Caison, merekomendasikan untuk membilas Jamur dalam saringan di bawah air mengalir dan mengocoknya perlahan untuk melepaskan kotoran.
"Saya akan menepuk-nepuknya hingga kering agar lebih mudah ditangani saat memotong dan untuk menghilangkan kotoran yang sangat membandel," kata dia.
Pembilasan singkat ini memastikan Jamur tidak menyerap air dalam jumlah signifikan yang dapat memengaruhi teksturnya. Selain itu, saat Jamur dimasak, baik dipanggang maupun ditumis, sebagian besar cairan yang mungkin terserap akan menguap.
Metode Mencuci Jamur
Metode lain yang juga efektif adalah membersihkan setiap Jamur secara individual di bawah air mengalir, seperti yang dilakukan Seixas. Penting untuk diingat bahwa tujuan utama adalah membersihkan kotoran tanpa membuat Jamur menjadi lembek.
Hindari merendam Jamur dalam air, karena hal ini dapat meningkatkan kadar air pada Jamur dan berpotensi memicu pertumbuhan bakteri jika dibiarkan pada suhu ruangan.
Selain menggunakan air mengalir, sikat berbulu lembut juga merupakan alat yang efektif dalam membersihkan Jamur, terutama untuk menghilangkan kotoran yang menempel di celah-celah. Caison menyarankan penggunaan sikat dengan bulu yang lembut karena Jamur memiliki tekstur yang halus dan mudah rusak.
Membersihkan Jamur dengan sikat lembut dapat membantu menjangkau semua lekukan tanpa perlu menggunakan terlalu banyak air.
Membersihkan Jamur Menggunakan Sikat Lembut
Metode ini sangat disukai sebagian orang, terutama untuk Jamur dengan insang menonjol seperti portobello, karena insang cenderung lebih mudah menyerap air. Jika Anda memilih menggunakan air untuk Jamur berinsang, lakukan dengan sangat hati-hati dan secepat mungkin.
Cara penggunaan sikat dapat disesuaikan dengan preferensi. Anda bisa menggunakan sikat kering atau lembap untuk menyeka kotoran.
Untuk kotoran yang lebih membandel, bilas Jamur sebentar di bawah air, lalu gunakan sikat untuk menghilangkan sisa kotoran. Kunci utama adalah membersihkan dengan lembut agar Jamur tetap dalam kondisi prima untuk dimasak.
Dengan mengikuti panduan ini, Anda dapat menyiapkan Jamur portobello, shiitake, atau jenis Jamur lainnya dengan percaya diri, siap untuk diolah menjadi berbagai resep favorit Anda.
Sumber:


