PWI Dukung Tim Siber Polda Sumsel-OJK Berantas Penipuan Digital

PWI Dukung Tim Siber Polda Sumsel-OJK Berantas Penipuan Digital

Pengurus PWI OKI bersama Tim Siber Polda Sumsel dan OJK. Foto: Istimewa--

KAYUAGUNG, oganilir.co - Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Ogan Komering Ilir Idham Syarief, menyampaikan dukungan terhadap sinergi Polda Sumatera Selatan, dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sumsel dalam pemberantasan penipuan digital dan investasi ilegal di berbagai daerah.

‎‎Demikian disampaikan Ketua PWI OKI Idham Syarief, didampingi Sekretaris Maniso beserta jajaran pengurus saat menerima kunjungan Tim Pencegahan Kejahatan Siber Polda Sumsel, Senin (9/3/2027) di Kantor PWI OKI.

‎‎Pertemuan tersebut tidak sekadar silaturahmi kelembagaan, tetapi menjadi penyampaian program Polda Sumsel yang telah bersinergi dengan OJK guna merespons eskalasi kejahatan keuangan digital, termasuk modus penipuan berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), pinjaman online ilegal, serta investasi bodong yang berdampak luas terhadap masyarakat.

BACA JUGA:Apresiasi Insan Pers, Fiesta Buka Bersama dengan PWI Sumsel

‎‎“Kami mendukung penuh Gerakan Sumsel Berantas Scam. Kerja keras, kerja cerdas, kerja tuntas, dan kerja ikhlas, Polda Sumsel semoga dapat melindungi masyarakat dari kejahatan keuangan digital,” kata Idham Syarief.

‎Menurutnya, langkah ini sejalan dengan kebijakan nasional dalam memperkuat perlindungan konsumen sektor jasa keuangan serta menjaga kepercayaan publik terhadap sistem keuangan.

‎‎Dengan kesepakatan kedua institusi Polda dan OJK bahwa literasi keuangan masyarakat serta penguatan kapasitas penyidik menjadi prioritas utama.

‎‎"Saya sangat mendukung mengingat meningkatnya penggunaan teknologi kecerdasan buatan dalam modus penipuan digital, termasuk rekayasa suara, manipulasi identitas, dan phishing berbasis data pribadi yang semakin marak," ungkap Ata, -panggilan Idham Syarief-.

BACA JUGA:Kodim 0402/OKI Sebut sudah Terjalin Baik, Sambangi PWI OKI Berikan Kue di Peringatan HPN

‎‎Ini merupakan bentuk konkret kehadiran negara dalam melindungi masyarakat. Kolaborasi Polda Sumsel dan OJK menjadi langkah strategis dalam menekan angka penipuan keuangan digital. Ini bukan hanya isu daerah, tetapi bagian dari upaya menjaga stabilitas ekonomi nasional. (ril/dri)

Sumber: