Tinjau Arus Mudik di Pelabuhan Tanjung Kalian, Gubernur Babel Minta Maaf
Hidayat Arsani meninjau arus mudik di Pelabuhan Tanjung Kalian, Bangka Barat, Ahad (15/3/2026). Foto: Antara--
BANGKA BARAT, oganilir.co - Di tengah kesibukannya, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Hidayat Arsani meninjau arus mudik Lebaran 2026 di Pelabuhan Tanjung Kalian, Kabupaten Bangka Barat, Ahad (15/3/2026). Kedatangan orang nomor satu di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ke Pelabuhan Tanjung Kalian untuk memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan terbaik saat mudik Lebaran Idulfitri 1447 Hijriah.
"Masyarakat yang menggunakan jasa penyeberangan sudah membayar layanan transportasi, sehingga mereka sudah semestinya mendapatkan pelayanan yang aman, nyaman dan manusiawi," kata Gubernur Hidayat Arsani di Pelabuhan Tanjung Kalian.
Dia menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat yang memadati Pelabuhan Tanjung Kalian yang mudik Lebaran 2026 ke Pulau Sumatera jika ada kekurangan pelayanan di pelabuhan tersebut.
BACA JUGA:Hutama Karya Berlakukan Potongan Tarif Tol 30 Persen di Sejumlah Jalan Tol, Saat Mudik Lebaran 2026
“Kami memohon maaf kepada seluruh masyarakat apabila masih ada kekurangan dalam pelayanan di pelabuhan. Ini menjadi perhatian serius bagi kami untuk segera diperbaiki,” ujarnya.
Sebagai langkah konkret, kata dia, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Babel segera menggelar rapat koordinasi besar dengan seluruh pihak terkait guna memperbaiki sistem pelayanan di pelabuhan, mulai dari pengaturan antrean, sistem keberangkatan kapal, hingga kenyamanan penumpang.
"Kami tidak ingin masyarakat sudah menunggu sejak subuh, sementara kapal sudah bersandar tetapi belum bisa berangkat. Kondisi seperti ini harus kita evaluasi dan kita perbaiki bersama," imbuhnya.
BACA JUGA:Ini Jadwal Cuti Bersama Lebaran Idulfitri 2026
Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Bangka Belitung Irjen Pol Viktor T Sihombing mengatakan kondisi keamanan di pelabuhan secara umum masih terkendali. Namun beberapa aspek teknis, terutama pengaturan kedatangan dan keberangkatan kapal masih perlu dimaksimalkan.
“Ini belum puncaknya. Karena itu kami datang langsung untuk melihat, mengevaluasi, sekaligus mengoreksi agar saat puncak arus mudik nanti pelayanan kepada masyarakat bisa jauh lebih baik,” tukasnya. (antaranews.com/dri)
Sumber:


