2 Petenis Meja Putri Pelatnas Diboyong Saksikan Kejuaraan Dunia di Busan 2024

2 Petenis Meja Putri Pelatnas Diboyong Saksikan Kejuaraan Dunia di Busan 2024

Vina Rona (tiga dari kiri) dan Huliatul (tiga dari kanan). foto: istimewa--

2 Petenis Meja Putri Pelatnas Diboyong Saksikan Kejuaraan Dunia di Busan 2024

JAKARTA, oganilir.co - Penghargaan diberikan Pengurus Besar Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PB PTMSI) terhadap dua peserta Pelatnas tenis meja putri U-15 jangka panjang yang meraih peringkat I dan II hasil seleksi intern.

PB PTMSI mengajak dua petenis meja putri atas nama Vina Rona dan Huliatul untuk menyaksikan kejuaraan beregu tenis meja di Busan, Korea Selatan pada 16-23 Februari 2024.

Ketua PB PTMSI Peter Layardi Lay menuturkan bahwa pihaknya sengaja memboyong dua petenis meja putri peringkat I dan II hasil seleksi ketiga untuk menyaksikan kejuaraan dunia beregu tenis meja di Busan yang akan digelar pada 16-23 Februari 2024.

BACA JUGA:Nostalgia ke Palembang, Mantan Kapolda Sumsel Bermain Tenis Meja

"Vina Rona dan Huliatul mendapat kesempatan menyaksikan langsung kejuaraan dunia beregu tenis meja di Busan," kata Peter Layardi saat dihubungi oganilir.co, Kamis 15 Februari 2024.  

Tujuannya, lanjut Peter, untuk menambah wawasan dua petenis meja putri tersebut menyaksikan petenis meja berbakat dari seluruh dunia unjuk gigi di Busan.

"Kita lihat dua petenis meja ini bisa bersaing di tingkat dunia. Paling tidak memotivasi keduanya untuk terus berlatih dan berlatih sehingga bisa sejajar dengan petenis meja dunia," ujar Peter. 

Selama berada di Busan nanti, tambah Peter Layardi, Vina Rona dan Huliatul, diharapkan dapat mengamati teknis permainan yang diterapkan petenis meja dunia. Mulai dari service, teknik, mental, dan faktor-faktor lainnya yang bisa menjadi penentu kemenangan.

BACA JUGA:Legenda Tenis Meja Indonesia Motivasi Peserta Pelatnas PB PTMSI

"Semua pertandingan harus diamati oleh Vina dan Huliatul," jelasnya. 

Dia menjelaskan bahwa istimewanya Huliatul diajak menyaksikan kejuaraan dunia beregu tenis meja di Busan karena prestasinya meraih peringkat II seleksi intern dan usianya masih belia, baru 13 tahun. Peserta Pelatnas jangka panjang tenis meja lainnya, usianya sudah 15 tahun dan menginjak 16 tahun.

"Huliatul ini usianya baru 13 tahun dan sudah mengalahkan teman-temannya sesama pelatnas yang usianya sudah 15 tahun," pungkasnya. 

 

Sumber: