"Kami dapat sampaikan bahwa KBRI Tehran terus mengamati secara seksama perkembangan situasi di Iran. Berdasarkan informasi KBRI, sejauh ini tidak terdapat laporan WNI yang menghadapi kondisi membahayakan keselamatan," ujar Vahd.
Namun, Pemerintah saat ini masih memberlakukan status siaga 1 sejak Juni 2025. Kemlu juga telah mengimbau WNI di Iran untuk mempertimbangkan meninggalkan wilayah Iran jika kondisi tidak kondusif.
"Meski demikian status siaga 1 yang berlaku sejak Juni tahun lalu masih berlaku. KBRI juga telah beberapa kali sampaikan imbauan pada WNI di Iran untuk mempertimbangkan meninggalkan wilayah Iran secara mandiri," tuturnya.
BACA JUGA:Terungkap, ini Alasan Trump Ngotot Ingin Caplok Greenland
"Sekiranya kondisi keamanan di wilayah mereka tidak kondusif. Semua contingency plan masih tetap disiagakan," tutupnya.
Kemlu mengimbau WNI apabila dalam situasi darurat dapat segera menghubungi Hotline KBRI Tehran melalui nomor +98 9914668845 / +98 902 466 8889 atau Hotline Direktorat Pelindungan WNI Kementerian Luar Negeri melalui nomor +62 812-9007-0027. (detik.com/dri)