Pembangunan Drainase tak Sesuai Harapan, Warga Mura Protes

Pembangunan Drainase tak Sesuai Harapan, Warga Mura Protes

Warga menunjukkan drainase yang dibangun tidak sesuai harapan. --

Pembangunan Drainase tak Sesuai Harapan, Warga Mura Protes

MUSI RAWAS, oganilir.co - Warga RT 09, Kelurahan Bangun Jaya, Kecamatan BTS Ulu Cecar, Kabupaten Musi Rawas (Mura), Sumsel, protes terkait pembangunan drainase di pemukiman mereka.

Senin 11 Desember 2023 sekitar pukul 09.00 WIB, warga mendesak pengerjaan proyek dari APBD itu dituntaskan dan upah warga yang ikut bekerja segera dibayar.

Iwan, salah satu warga yang ikut protes mengatakan, jika pengerjaan pembangunan drainase menggunakan APBD dengan anggaran Rp188 juta sepanjang 216 meter, namun yang dibangun hanya 202 meter dan bagian parit tidak dilantai. 

"Warga protes dan tidak menerima hasil pembangunan ini, karena tidak selesai dikerjakan. Ada juga upah warga yang ikut kerja, sampai sekarang tidak dibayar," kata Iwan.

BACA JUGA:Warga Sumberharta Musi Rawas Tewas di Lubuklinggau

Masyarakat sekitar meminta agar Pemkab Musi Rawas melalui Dinas Pekerjan Umum Perumahan dan Permukiman, segera turun melakukan pengecekan terkait program pembangunan daerah yang tidak selesai tersebut. Warga mendesak, agar bangunan itu segera diaudit karena tidak sesuai dengan target perencanaan pembangunan.

"Karena kurang volume dan tidak rampung dikerjakan, belum lagi ditambah sangkutan upah warga yang bekerja tidak di bayar," timpalnya.

Sementara itu, aksi protes warga itu dibenarkan oleh ketua RT setempat, Untung. Dia mengatakan banyak warga protes karena ada yang ikut kerja dalam pembangunan proyek drainase itu namun upahnya tidak dibayar.

"Dilihat dari bangunan juga, pengerjaan tidak rampung dan dikurangi volumenya. Warga protes ke saya dan minta disampaikan ke Pemerintah Daerah," imbuhnya.

BACA JUGA:Polisi Tangkap Pria di Musi Rawas Saat Sedang Acara Lamaran

Dia berharap, dinas terkait segera turun tangan dan melakukan beragam perbaikan terhadap pengerjaan siring drainase tersebut.

"Jangan sampai sampai pembangunan yang menggunakan anggaran dari negara ini tidak dimanfaatkan semaksimal mungkin. Karena ini juga menyangkut kepentingan masyarakat," tutupnya.

Sumber: