Divonis Meninggal, Kakek di India Hidup Kembali, ini Penyebabnya

Divonis Meninggal, Kakek di India Hidup Kembali, ini Penyebabnya

Ilustrasi. foto: antara--

Divonis Meninggal, Kakek di India Hidup Kembali, ini Penyebabnya

oganilir.co - Kejadian langka atau unik terjadi di India. Seorang kakek berusia 80 tahun yang meninggal dan akan dibawa ke rumah duka, tiba-tiba denyut jantungnya berdetak dan dinyatakan masih hidup.

Penyebabnya, saat dalam perjalanan dari rumah menggunakan mobil ambulans. Mobil ambulans yang membawa kakek bernama Darshan Singh Brar asal Haryana, India menghantam lubang di jalan. Sehingga denyut jantungnya kembali berdetak dan masih hidup. Padahal, sang kakek sudah dinyatakan meninggal setelah dirawat menggunakan ventilator.

Menurut keterangan keluarga, Darshan awalnya dibawa dari rumah sakit ke rumahnya untuk dilakukan upacara pemakaman. Namun saat di perjalanan, mobil ambulans yang membawanya  menabrak lubang yang dalam.

BACA JUGA:Adik Kandung Presiden Habibie Meninggal Dunia, ini Profilnya

Balwan Singh, cucu Darshan yang berada di ambulans tersebut langsung memperhatikan mayat kakeknya dan kaget ketika tangan Darshan mulai bergerak. Dia kemudian memegang dada Darshan dan sadar bahwa jantung sang kakek kembali berdetak.

Darshan kemudian dibawa lagi ke rumah sakit terdekat. Para dokter yang memeriksanya pun menyatakan dia masih hidup lalu memutuskan untuk melakukan perawatan di sebuah rumah sakit NP Rawal di Karnal, India. Keluarga berharap Darshan dapat pulih.

"Kami tidak bisa mengatakan bahwa pasien telah meninggal. Ketika dibawa ke kami, dia bernapas dan memiliki tekanan darah serta denyut nadi. Kami tidak tahu apa yang terjadi di rumah sakit lain, apakah itu kesalahan teknis atau hal lain," ucap dr Netrapal dari Rumah Sakit Rawal, Dikutip dari NDTV.

BACA JUGA:Lifter Putri Indonesia Lisa Rumbewas Meninggal

"Kata keluarga dia pakai ventilator di Patiala selama empat hari tapi sekarang dia bisa bernapas sendiri. Dia masih kritis dan di ICU. Napasnya sesak karena ada infeksi di dadanya," jelas dokter.

Sebelumnya, Darshan didiagnosis mengidap infeksi dada yang parah. Kondisi tersebut juga berdampak buruk pada organ jantungnya. Meski dokter telah berupaya sebaik mungkin, Darshan dinyatakan meninggal setelah 4 hari menggunakan ventilator.

"Kami telah memberitahu kerabat kami dan penduduk setempat lainnya yang mengenalnya. Dan mereka sudah berkumpul untuk berduka atas kepergiannya. Tenda sudah didirikan dan makanan juga sudah disiapkan untuk para pelayat. Kami juga sudah mendapat kayu untuk kremasinya, "kata Balwan.

 

Sumber: