Update Hilangnya Perawat RS Pertamina Prabumulih, Ibunda Yakin Fori Masih Hidup

Update Hilangnya Perawat RS Pertamina Prabumulih, Ibunda Yakin Fori Masih Hidup

--

Ibunda Handika Yakin Anaknya Masih Hidup

CUACA mendung di Desa Benuang, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) mengibaratkan suasana hati keluarga Fori Handika Erwanto (26), yang mendadak menghilang saat pulang dari Rumah Sakit Pertamina Kota Prabumulih menuju rumahnya.

Kedua orang tuanya Handika yakni, Erwanto dan Sukma serta keluarga masih bersedih dan terus berdoa dan mengharapkan anaknya bisa kembali pulang kerumah dalam keadaan sehat seperti biasanya.

Mata sembab juga terlihat dari wajah sang ibu Sukma, meski sesekali masih bisa tersenyum saat menyambut tamu yang datang, namun dirinya tak mampu menyembunyikan kesedihannya.

Tangannya memegang tasbih yang terus bergerak. Dan sesekali bibirnya bergetar melapazkan sesuatu.

BACA JUGA:Terjadi Di Tanjung Raja, Kayu Lawan Pisau, Mas Anton Tiga Kali Kena Tikam

Ibu Sukma sendiri mengaku tidak menyangka telepon anak bungsunya pukul 06.01 WIB pagi itu adalah telepon terakhir. Dalam pembicaraan tersebut, Fori  mengaku dalam perjalanan pulang dan saat itu masih berada di masjid.

"Dia tidak cerita masjid mana, yang jelas dalam perjalanan pulang," ujarnya.

Bagi sang ibu, Fori adalah anak kebanggaannya. Selalu penurut  dan tidak pernah bertingkah aneh. Bahkan saat kuliah di Poltekkes Negeri Palembang, Fori sering diajak dosennya dalam bertugas.

"Begitu selesai kuliah, langsung bekerja di Rumah Sakit Pertamina. Bahkan rutin memberikan uang untuk ibu. Kalau lagi pulang, seluruh keponakannya semuanya ditraktir. Dia tidak pelit," tambahnya.

BACA JUGA:Liga 2 Resmi Berhenti, Sriwijaya FC Tatap Musim Baru, PSSI Siap Tunjuk Operator Baru Kompetisi Musim Depan

Dirinya berkeyakinan, saat ini anaknya masih hidup. Apalagi anak saya tidak pernah ada musuh. Selalu rajin sholat. Bahkan setiap pagi sholat dhuha tak pernah tinggal. 

"Karena selesai sholat dia sering telpon. Bathin saya sebagai ibu sangat yakin anak saya masih hidup" tambahnya ibu yang kesehariannya membuka warung nasi di Desa Benuang ini.(*)

Sumber: