Kepala SMAN 1 Cimarga Sempat Dipolisikan Berakhir Damai, Kini Dapat Hadiah Umrah

Kepala SMAN 1 Cimarga Sempat Dipolisikan Berakhir Damai, Kini Dapat Hadiah Umrah

Dini Pitria bersalaman dengan siswa yang ketahuan merokok setelah dimediasi Gubernur Banten Andra Soni di ruang kerjanya. Foto: Kompas.com--

oganilir.co - Perjalanan hidup Kepala SMAN 1 Cimarga, Lebak, Banten, Dini Pitria berubah dalam hitungan minggu. Sempat dipolisikan karena menampar siswa yang ketahuan merokok di sekolah, berakhir damai dan kini Dini Pitria mendapat hadiah umrah gratis dari Pondok Pesantren (Ponpes) Daarul Shafa, Depok, Jawa Barat.

Hadiah umrah kepada Dini Pitria itu pertama kali beredar melalui flyer dan video yang tersebar di media sosial. Dini membenarkan kabar tersebut. Ia mengatakan bahwa pimpinan Ponpes Daarul Shafa, Ahmad Rifky atau yang dikenal sebagai Ustaz Lancip, telah menghubunginya langsung.

“Iya, sudah dikirim (informasi umrah gratis). Rencananya beliau, Pak Ustaz Lancip, mau berkunjung ke rumah saya hari Ahad (Minggu),” kata Dini seperti dilansir Kompas.com. 

Bagi Dini, hadiah umrah ini adalah jawaban dari masa-masa sulit yang baru saja ia lewati. “Alhamdulillah. Saat saya difitnah itu, tak banyak yang bisa saya lakukan. Saya tidak bermedsos juga, tapi saya yakin, orang yang dizalimi doanya akan dikabulkan Allah,” ujarnya.

BACA JUGA:Tampar Siswa Ketahuan Merokok, Kepsek di Banten Dinonaktifkan

Dia menceritakan, dalam situasi tertekan itu, dirinya hanya bisa berdoa dan berserah diri. “Saat itu, saya hanya meminta keajaiban untuk menepis segala fitnah. Alhamdulillah, pertolongan Allah datang dari segala penjuru,” imbuhnya.

Pimpinan Ponpes Daarul Shafa, Ahmad Rifky atau Ustaz Lancip, menjelaskan bahwa hadiah umrah untuk Dini diberikan secara spontan, bukan program khusus.

“Jadi itu spontan aja sebenarnya. Karena kita ingin memberikan yang mungkin spontanitas itu bukan gerakan saya ya, gerakan Allah SWT untuk memberikan hadiah yang terbaik buat seorang guru dan memotivasi juga para guru-guru yang lainnya,” kata Ahmad.

BACA JUGA:Ketahuan Merokok di Sekolah, Pelajar Dihukum Menghisap 5 Batang Rokok Tanpa Dipegang

Ahmad menuturkan, meski spontan, pesantrennya memang memiliki program rutin umrah gratis setiap tahun. Namun, pemberian kepada Dini dilakukan secara khusus karena kasus yang menimpanya.

“Sebenarnya umrah gratis ini di dalam tabligh Akbar Milad Pondok Pesantren Darul Shafa. Nah karena kemarin pas Milad terjadi tanggal 15 itu, saya izin kepada para jamaah, kita berikan ke Ibu Dini,” ujar Ahmad.

Sebelumnya, Ponpes Daarul Shafa juga pernah memberikan hadiah serupa kepada Ustaz Cecep dari Cianjur, yang pernah dipenjara oleh wali santrinya sebelum akhirnya dibebaskan.

Menurut Ahmad, hadiah umrah ini juga menjadi pesan simbolik untuk menghargai perjuangan para guru.

“Apalagi sekarang kan kondisi guru di negeri kita ini kan kurang ada harganya. Kurang dihargai, kurang dimuliakan,” ucapnya. Adapun semua biaya keberangkatan akan ditanggung pesantren usai musim haji 2026.

Sumber: