Dubes Iran untuk Indonesia Temui Din Syamsyuddin, ini Agenda yang Dibahas

Dubes Iran untuk Indonesia Temui Din Syamsyuddin, ini Agenda yang Dibahas

Din Syamsuddin menerima Mohammad Boroujerdi, Jumat (3/4/2026. Foto: detik.com--

JAKARTA, oganilir.co - Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Din Syamsuddin kedatangan tamu istimewa di kediamannya di Jakarta Selatan, Jumat (3/4/2026). 

Duta Besar Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi menemui mantan Din Syamsuddin di kediamannya di Jaksel. Dalam pertemuan itu, Boroujerdi menyerukan kampanye anti perang Amerika Serikat dengan Iran.

"Sebaiknya bagi umat Islam, wajib bagi umat Islam untuk bersatu supaya dapat menghadapi bersama-sama serangan-serangan, peperangan-peperangan yang dilancarkan oleh zionis dan juga bersama, bersama Amerika," ujar Mohammad Boroujerdi, di lokasi, Jumat (3/4/2026).

Boroujerdi juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah Indonesia atas sikapnya dalam merespons konflik tersebut. Termasuk, kesiapan untuk menjembatani perdamaian.

BACA JUGA:Giliran Austria Tolak Wilayah Udaranya Digunakan AS untuk Menyerang Iran

"Dan di sini saya juga mengucapkan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pemerintah Republik Indonesia yang setelah perang Amerika-Israel melawan Iran. Memiliki kesediaan, memiliki kesiapan, menyatakan kesediaannya untuk menjembatani bagi terwujudnya perdamaian, untuk menjadi fasilitator dalam terciptanya perdamaian di wilayah tersebut," jelasnya.

Boroujerdi turut mengapresiasi Din Syamsuddin atas upayanya mendorong perdamaian global. Dia menyebut ada dorongan dari berbagai pihak untuk membentuk gerakan atau aliansi kampanye anti perang terhadap Iran.

"Dan banyak juga teman-teman yang mendesak kita supaya membuat kampanye anti perang terhadap Iran. Oleh karena itu, mungkin ini juga sebagai sebuah momen yang nantinya. Mungkin jika disetujui juga bisa membuat entah aliansi, entah perkumpulan, yang intinya adalah menentang perang anti Iran atau terhadap negara-negara yang lainnya," tuturnya.

BACA JUGA:AS Serang Jembatan B1 Karaj Iran, Tertinggi di Timteng

Dia mengatakan konflik AS dengan Iran telah berdampak luas hingga ke berbagai negara. Dia juga menyinggung dampak perang tersebut terhadap Indonesia.

"Namun yang perlu kita sesalkan, kita pertanyakan adalah siapa sebenarnya yang menimbulkan dampak ini, penyebab-penyebabnya. Tentunya kita melihat semua bahwa yang memulai peperangan adalah Amerika dan Israel. Oleh karena itu, sebenarnya merekalah yang semestinya bertanggung jawab terhadap dampak-dampak yang terjadi di dunia, termasuk di Indonesia," jelasnya.

"Kita harus juga bijak untuk memilah mana korban dan mana penyebab dari peperangan tersebut. Jangan sampai tertukar kemudian pelaku menjadi korban dan korban menjadi pelaku," imbuhnya.

BACA JUGA:Eropa Kompak Tolak AS Terlibat dalam Perang Melawan Iran, ini Pernyataan Kepala Pemerintahannya

Sementara itu, Din Syamsuddin mengajak umat Islam di Indonesia untuk menjaga persatuan. Din juga mengingatkan agar masyarakat tidak terprovokasi oleh konflik global.

Sumber: