Berunding dengan AS, Iran Patuh Hukum Internasional

Berunding dengan AS, Iran Patuh Hukum Internasional

Saeed Khatibzadeh. Foto: Antara--

ISTANBUL, oganilir.co - Iran menegaskan tidak akan menerima syarat apa pun di luar hukum internasional dalam perundingan dengan Amerika Serikat (AS). 

Wakil Menteri Luar Negeri Iran Saeed Khatibzadeh menegaskan bahwa Teheran tidak akan menerima persyaratan apa pun di luar hukum internasional.

“Iran tidak seharusnya tertekan oleh tenggat waktu,” kata Khatibzadeh dalam wawancara dengan stasiun televisi pemerintah IRIB, Senin (20/4).

Dia mengatakan bahwa para pejabat Iran, termasuk Ketua Parlemen Mohammad Bagher Qalibaf dan Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi, telah menyampaikan apa yang ia sebut sebagai “proposal yang adil dan praktis” dalam kerangka hak-hak hukum Iran.

BACA JUGA:Iran Ingin Akhiri Perang dengan Bermartabat

Khatibzadeh juga mengatakan banyak pernyataan oleh pejabat Washington sejatinya ditujukan kepada warga AS dan untuk mempengaruhi pasar, alih-alih mencerminkan pendekatan kebijakan yang konsisten.

Ia menekankan bahwa strategi Iran tidak dibentuk oleh retorika AS, baik positif maupun negatif, dan menegaskan kembali bahwa Teheran “tidak akan menerima apa pun di luar hukum internasional.”

Khatibzadeh juga menegaskan bahwa diplomasi tetap menjadi satu-satunya jalan yang layak untuk menyelesaikan krisis.

Ia menyerukan AS untuk meninggalkan apa yang ia sebut sebagai "pendekatan maksimalis”, dan berdialog dengan Iran atas dasar saling menghormati. (antaranews.com/dri)

 

Sumber: