OGANILIR.CO — Cuaca panas disertai curah hujan yang mulai menurun menandai awal musim kemarau di wilayah Kabupaten Ogan Ilir, khususnya Kecamatan Tanjung Batu.
Mengantisipasi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Polsek Tanjung Batu melaksanakan Patroli Terpadu Pencegahan Karhutla secara rutin.
Patroli dilaksanakan oleh personel Polsek Tanjung Batu yang terdiri dari Aiptu Muslim, S.H. dan Aipda Rudi Setiawan, S.H. dengan menyasar daerah rawan karhutla.
BACA JUGA:Begini Cara Membuat Salad Dressing yang Nikmat
Hasil pemantauan menunjukkan tidak terdapat hotspot atau titik api di wilayah tersebut. Vegetasi yang didominasi hutan dan semak, serta kadar air bahan bakar yang mulai menurun, membuat wilayah ini memiliki potensi kebakaran sedang.
Dalam kegiatan tersebut, tim patroli juga menyampaikan himbauan kamtibmas kepada masyarakat di desa-desa yang rawan karhutla, agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Selain itu, masyarakat peduli api (MPA) turut diajak untuk aktif dalam pemantauan dan penanggulangan bahaya karhutla.
Maklumat Kapolda Sumsel tentang larangan membakar hutan dan lahan juga disebarkan secara langsung kepada masyarakat.
BACA JUGA:Mahfud MD Apresiasi Keputusan Presiden Prabowo Berikan Amnesti-Abolisi Kepada Hasto dan Tom Lembong
Kapolsek Tanjung Batu IPTU Dr. Syaparudin Akso, S.H., M.Si., CPHR., CHT menegaskan bahwa kegiatan patroli ini akan terus dilaksanakan secara rutin selama musim kemarau guna memastikan wilayah hukum Polsek Tanjung Batu tetap aman dan bebas dari kebakaran lahan.(Sid)