Catat, ini Perbedaan Hamengku Buwono, Paku Alam, Paku Buwono, dan Mangkunegara

Selasa 04-11-2025,10:34 WIB
Reporter : Dendi Romi
Editor : Dendi Romi

11. Paku Buwono XII (1945-2004)

12. Paku Buwono XIII (2004-2025)

4. Mangkunegaran

Dikutip dari buku Mengenal Kerajaan-kerajaan Nusantara tulisan Deni Prasetyo, Praja Mangkunegaran berdiri pada tahun 1757 di Solo sebagai hasil Perjanjian Salatiga, yang mengakhiri konflik antara Raden Mas Said dengan Kasunanan Solo dan VOC. Setelah perjuangan panjang melawan dominasi Belanda dan Kasunanan, Raden Mas Said diakui sebagai penguasa mandiri dan diberi wilayah kekuasaan sendiri yang kemudian dikenal sebagai Mangkunegaran.

BACA JUGA:Tiba di Doha, Prabowo Tanyakan Langsung Kondisi Negara Kepada Emir Qatar Pascaserangan Israel

Penguasa Mangkunegaran menyandang gelar Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya (KGPAA) Mangkunegara, bukan Sunan atau Sultan, karena statusnya sebagai kadipaten otonom, bukan kerajaan penuh. Setelah Perang Diponegoro (1825-1830), wilayah Mangkunegaran meluas hingga mencakup sebagian besar wilayah Wonogiri, Karanganyar, dan sebagian Gunungkidul.

Mangkunegaran memiliki tradisi tersendiri yang membedakannya dari Kasunanan Solo, misalnya jumlah penari bedaya hanya tujuh, bukan sembilan. Setelah Indonesia merdeka, Mangkunegara VIII menyatakan bergabung dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan hingga kini pemerintahan adat ini masih berdiri di Pura Mangkunegaran, Solo, dipimpin oleh Mangkunegara X.

Inilah daftar pemimpin Praja Mangkunegaran dari awal hingga kini.

1. Adipati Mangkunegara I (1757-1795)

2. Adipati Mangkunegara II (1795-1835)

3. Adipati Mangkunegara III (1835-1853)

4. Adipati Mangkunegara IV (1853-1881)

BACA JUGA:Kualifikasi Piala Dunia 2026 - Islandia Tahan Prancis 2-2

5. Adipati Mangkunegara V (1881-1896)

6. Adipati Mangkunegara VI (1896-1916)

7. Adipati Mangkunegara VII (1916-1944)

Kategori :