Iran Punya Berbagai Jenis Rudal, ini Spesifikasinya

Iran Punya Berbagai Jenis Rudal, ini Spesifikasinya

Masoud Pezeshkian. --

BACA JUGA:Khamenei Tewas, Iran Bersumpah Balas Dendam

Jika rudal jarak pendek adalah jawaban cepat Iran, rudal balistik jarak menengah (sekitar 1.500-2.000 km) adalah yang game changer. Sistem seperti Shahab-3, Emad, Ghadr-1, varian Khorramshahr, dan Sejjil mendukung kemampuan Iran untuk menyerang lebih jauh, bersama dengan desain yang lebih baru seperti Kheibar Shekan dan Haj Qassem.

Sejjil menonjol sebagai sistem berbahan bakar padat, yang umumnya memungkinkan kesiapan peluncuran lebih cepat daripada rudal berbahan bakar cair. Ini akan menguntungkan apabila Iran dapat memperkirakan serangan yang akan datang dan membutuhkan opsi bertahan dan responsif.

Secara keseluruhan, rudal jarak menengah ini menempatkan Israel dan sejumlah besar fasilitas yang terkait dengan AS di Qatar, Bahrain, Kuwait, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab dalam jangkauan, memperluas daftar target Iran dan paparan kawasan tersebut.

Rudal jelajah dan drone

BACA JUGA:Presiden Tegaskan Iran Tidak Sedang Upayakan Nuklir

Rudal jelajah terbang rendah, dapat mengikuti kontur medan, dan seringkali lebih sulit dideteksi dan dilacak. Apalagi ketika diluncurkan bersamaan dengan drone atau salvo balistik yang dirancang untuk membebani pertahanan udara.

Iran secara luas dinilai memiliki rudal jelajah serang darat dan anti-kapal, seperti Soumar, Ya-Ali, varian Quds, Hoveyzeh, Paveh, dan Ra'ad. Soumar memiliki jangkauan 2.500 km.

Drone menambah tekanan lain lagi. Meski lebih lambat daripada rudal, drone lebih murah dan lebih mudah diluncurkan dalam jumlah besar. Drone dapat digunakan dalam gelombang berulang untuk melemahkan pertahanan udara dan membuat bandara, pelabuhan, dan lokasi energi tetap siaga selama berjam-jam. Analis mengatakan taktik saturasi ini kemungkinan akan lebih menonjol jika konfrontasi semakin dalam.

BACA JUGA:Kapal Induk USS Gerald R Ford Memasuki Laut Mediterania, Warga Iran Cemas

'Kota rudal' bawah tanah

Jumlah rudal memang penting, tetapi dalam konfrontasi yang berkelanjutan, pertanyaan kuncinya adalah berapa lama Iran dapat terus menembak meski diserang terus?

Teheran telah menghabiskan bertahun-tahun memperkuat sebagian programnya di terowongan penyimpanan bawah tanah, pangkalan tersembunyi, dan lokasi peluncuran yang terlindungi di seluruh negeri. Ini akan menguntungkan Iran dalam bertahan sekaligus menyusun strategi selanjutnya. (detik.com/dri)

 

Sumber: