Tak Dibelikan Buku-Pulpen, Murid SD di Ngada Gantung Diri, ini Ceritanya

Tak Dibelikan Buku-Pulpen, Murid SD di Ngada Gantung Diri, ini Ceritanya

Surat tulisan tangan yang ditulis YBR sebelum gantung diri. --

NGADA, oganilir.coDisclaimer: Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bila Anda merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.

Apa yang terjadi di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) sangat menyayat hati. Betapa tidak, seorang murid Sekolah Dasar (SD) harus mengakhir hidupnya hanya karena tidak dibelikan pulpen dan buku tulis oleh ibunya karena himpitan ekonomi. Murid berusia 10 tahun dan berjenis kelamin laki-laki itu berinisial YBR, ditemukan tewas gantung diri di pohon cengkih. Di tempat kejadian perkara (TKP), polisi menemukan sepucuk surat tulisan tangan saat mengevakuasi korban.

Surat itu ditulis YBR menggunakan bahasa daerah Bajawa. Satu baris surat itu berisi ungkapan kekecewaan korban terhadap ibunya. Dalam surat itu, YBR menyebut ibunya pelit. Selebihnya, surat itu berisi ungkapan perpisahan kepada ibunya.

BACA JUGA:Anda Ingin Melanjutkan S2 dan S3 di ITS? Angka Nitisastro Berikan Beasiswa, ini Syaratnya

Berikut isi surat YBR kepada ibunya:

Kertas Tii Mama Reti (Surat untuk mama Reti)

Mama Galo Zee (Mama pelit sekali)

Mama molo Ja'o Galo mata Mae Rita ee Mama (Mama baik sudah. Kalau saya meninggal mama jangan menangis)

Mama jao Galo Mata Mae woe Rita ne'e gae ngao ee (Mama saya meninggal, jangan menangis juga jangan cari saya ee)

Molo Mama (Selamat tinggal mama)

Kepala Seksi (Kasi) Humas Polres Ngada, Ipda Benediktus R Pissort, membenarkan surat itu ditulis korban.

BACA JUGA:Mediasi Gagal, Guru SMKN 3 Tanjabtim Laporkan Siswa ke Polda Jambi

"Surat itu betul, petugas turun ke TKP temukan surat itu, anak itu yang tulis," kata Benediktus melalui sambungan telepon, Selasa (3/2/2026).

Dipicu Tak Dibelikan Buku dan Pulpen

Penyebab siswa kelas IV SD ini gantung diri terungkap. Pemicunya korban diduga kecewa karena tidak dibelikan buku tulis dan pulpen untuk keperluan sekolah.

Sumber: