Pendidikan Harus Kedepankan Ahlak

Pendidikan Harus Kedepankan Ahlak

Wabup Inayatullah menghadiri Festival SMPN Maur, Kamis 7 Maret 2024.--

Pendidikan Harus Kedepankan Ahlak

MURATARA, oganilir.co - Wakil Bupati Muratara H Inayatullah meminta para pelajar mengedepankan praktek dan ahlak selama menimba ilmu di sekolah. Pesan itu dia sampaikan saat membuka acara Gempita Fun gelar kompetensi pengetahuan festival seni dan rasa di SMPN Maur, Kabupaten Muratara.

Wakil Bupati Muratara H Inayatullah membuka acara para pelajar di SMPN Maur, Muratara, Kamis 7 Maret 2024.

Dia mengungkapkan pentingnya pendidikan praktek dan ahlak terhadap para pelajar. Dia sangat mendukung adanya beragam kompetisi dan kompetensi di sekolah seperti kegiatan Gempita Fun gelar kompetensi pengetahuan festival seni dan rasa di SMPN Maur.

BACA JUGA:167 Siswa Jalani Pendidikan Polri di SPN Betung

Karena itu akan melatih anak anak dalam berkreasi dan berkarya. Selain ada kompetisi akademik. Seperti cerdas cermat para pelajar juga diminta membuat stand-stand dan berkreasi dengan membuat makanan ringan yang akan langsung dijual selama acara berlangsung.

Menurutnya, pendidikan berbasis kurikulum merdeka ini, selain memacu anak-anak pelajar untuk mandiri produktif dan terus berkarya.

"Pelajar saat ini memang berbeda dengan pelajar tempo lalu. Karena semua fasilitas sudah lengkap dan harusnya lebih maju dari pada pendidikan masa lampau," ujarnya.

Jika pendidikan masa lalu sudah menghasilkan guru yang mengajar, kepala dinas di birokrasi pemerintahan dan bupati/wakil Bupati saat ini. Diharapkan ke depan, para pelajar masa kini, bisa melampaui hasil pendidikan di masa datang.

BACA JUGA:Hadiri Konvensi Kampus XXIX, Jokowi Ingatkan Dunia Pendidikan

"Tapi anak-anak jangan lupa pendidikan karakter dan pendidikan ahlak, hormati gurumu, sayangi orang tua dan hargai teman. Jaga ahlak dan harus tumbuh dengan karakter positif," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Muratara, Zazili mengungkapkan, jika kegiatan yang dilaksanakan SMPN Maur, Kecamatan Rupit, merupakan kegiatan positif dan menjadi pelopor kegiatan berbasis Kurikulum Merdeka di tingkat SMP di Muratara.

"Kegiatan seperti ini terus dilakukan kepala sekolah, mengingat kurikulum merdeka butuh praktek khusus dan kegiatan yang nyata," katanya. Menurutnya, kegiatan seperti ini harus diakomodir dan dipraktekkan di seluruh sekolah-sekolah di Muratara. Seperti pengamalan Pancasila selain praktek secara teori juga dipraktekkan secara nyata. Harapan ke depan, kegiatan ini menuai sisi positif dan karakter positif siswa. 

BACA JUGA:APK Dipasang di Lingkungan Pendidikan, Bawaslu Banyuasin Cuek

Sumber: