Iran Kuat, Trump Isyaratkan Akhiri Perang

Iran Kuat, Trump Isyaratkan Akhiri Perang

Motjaba Khamenei. Foto: Khamenei.IR/AFP--

BACA JUGA:Sah... Motjaba Khamenei Pemimpin Tertinggi Iran Baru

Trump sendiri mengatakan pemerintahannya akan mencabut sanksi terhadap beberapa negara untuk sementara waktu guna menstabilkan pasar energi.

“Kami memiliki sanksi terhadap beberapa negara. Kami akan mencabut sanksi itu sampai jalur (Selat Hormuz) kembali terbuka,” ujar Trump kepada wartawan di Florida, Senin, tanpa menjelaskan negara mana yang dimaksud.

Melonggarkan sanksi terhadap Rusia berpotensi meningkatkan pasokan minyak dunia di tengah terganggunya pengiriman energi dari Timur Tengah akibat konflik Iran.

Namun langkah tersebut juga berisiko mempersulit upaya Amerika Serikat menekan pendapatan Rusia terkait perang di Ukraina.

BACA JUGA:Rudal Iran Hujani Tel Aviv, Ledakan Terjadi di Mana-mana

Trump juga mengatakan telah melakukan pembicaraan yang “sangat baik” dengan Presiden Rusia Vladimir Putin terkait situasi perang di Ukraina.

Elite politik Iran langsung nyatakan loyalitas ke Mojtaba

Sementara itu di Iran, tokoh-tokoh politik dan lembaga negara segera menyatakan kesetiaan kepada Mojtaba Khamenei sebagai pemimpin tertinggi baru negara tersebut.

Mojtaba, seorang ulama Syiah berusia 56 tahun, dikenal memiliki dukungan kuat dari aparat keamanan serta jaringan bisnis yang terhubung dengan kelompok militer elite Iran.

BACA JUGA:Drone Iran Sasar Kapal Induk Abraham Lincoln

Menurut media pemerintah Iran, IRIB, keluarga dekat Mojtaba, termasuk istri, anak, dan ibunya, juga tewas pada awal serangan udara besar-besaran Amerika Serikat dan Israel pada akhir Februari lalu.

Dalam sebuah pernyataan, Dewan Pertahanan Iran menegaskan loyalitasnya kepada pemimpin baru.

“Kami akan mematuhi panglima tertinggi hingga tetes darah terakhir,” demikian isi pernyataan tersebut.

Di sejumlah kota besar Iran, media pemerintah menayangkan kerumunan massa yang berkumpul sambil mengibarkan bendera nasional dan membawa foto Ali serta Mojtaba Khamenei.

Sumber: