Jembatan Runtuh India Jadi Bencana Besar Ketiga Asia Menewaskan Ratusan Orang dalam Satu Bulan

Jembatan Runtuh India Jadi Bencana Besar Ketiga Asia Menewaskan Ratusan Orang dalam Satu Bulan

Jembatan runtuh India jadi bencana besar ketiga Asia menewaskan ratusan orang dalam satu bulan. foto: @ndtv/oganilir.co.--

INDIA, OGANILIR.CO -  Runtuhnya jembatan Morbi di INDIA Minggu 30 Oktober 2022 menjadi bencana besar ketiga di Asia yang melibatkan banyak orang dalam sebulan.

Pada Sabtu, gelombang kerumunan Halloween menewaskan lebih dari 154 sebagian besar anak muda yang menghadiri perayaan di Itaewon, Korea Selatan.

Pada 1 Oktober, polisi di Indonesia menembakkan gas air mata ke pertandingan sepak bola, menyebabkan tabrakan yang menewaskan 135 orang saat para penonton berusaha melarikan diri. 

Menteri Negara Bagian Harsh Sanghvi mengatakan pihaknya telah mengerahkan petugas penyelamat ke lokasi kejadian.

BACA JUGA:Wanita Cantik Seleb TikTok Anggita Putri Dihabisi Pria Bertato yang Mengaku Sakit Hati Disebut Kere

Jembatan gantung di atas bendungan Machhu di Morbi Gujarat, India, runtuh pada Minggu malam, 30 Oktober 2022.

Runtuhnya jembatan gantung berusia berusia 140 tahun Minggu malam, 30 Oktober 2022 telah menewaskan sedikitnya 132 orang dan banyak lainnya yang terluka setelah tercebur ke sungai.

"Petugas tanggap darurat dan penyelamat bekerja semalaman. Tim dari Angkatan Darat, Angkatan Laut dan Angkatan Udara India juga dikirim untuk membantu penyelamatan," jelasnya seperti dimuat CTV News.

Jumlah ini meningkat dari angka 90 orang yang dilaporkan media lokal pada Senin pagi.

BACA JUGA:132 Korban Tewas Jembatan Tua Morbi Runtuh di India Sebagian Besar Remaja, Wanita dan Orang Tua

Pihak berwenang setempat menyebut jembatan itu telah ada sejak era kolonial abad-19 dan didirikan di atas sungai Machchu di distrik Morbi. 

Sanghvi mengungkapkan jika korban yang tewas dan terluka sebagian besar adalah remaja, wanita dan orang tua. Sementara yang terluka sudah dirawat di rumah sakit.

Diperkirakan ada sekitar 400 orang berada di atas jembatan saat peristiwa terjadi.

Jembatan tidak kuat menahan beban kerumunan besar yang hadir karena musim festival Hindu.

Sumber: rmol