Polres Ogan Ilir Mengingatkan, 5 Tahun Penjara dan Denda Rp 5 Miliar, Bagi Yang Membakar Lahan Dengan Sengaja.

Pasang spanduk himbauan melakukan pembakaran lahan menjelang musim kemarau--
#Polres Ogan Ilir Pasang Spanduk, Himbauan Larang Bakar Lahan
OGAN ILIR, OGANILIR.CO- Memasuki musim kemarau, yang rentan terjadi kebakaran, termasuk kebakaran lahan dan hutan (Karhutla) .
Jajaran Polres Ogan Ilir , mulai melakukan langkah konkritnya dilapangan, dengan melakukan pemasangan spanduk diberbagai tempat yang rawan terjadi Karhutla.
Spanduk yang dipasang , bertuliskan larangan kepada masyarakat untuk melakukan aktivitas pembakaran lahan yang dapat menimbulkan Karhutla.
Dipimpin Kasi Humas Polres Ogan Ilir, Iptu Abdul Haris,yang diwakilkan kepada Kasubsi PIDM Bripka Tito SH dan Kasubsi Penmas Polres Ogan Ilir Aiptu Devi Chandra SH,beserta anggota Seksi Humas lainya, melakukan aksi serentak memasang spanduk hinbauan larangan melakukan pembakaran lahan.
BACA JUGA:700 Personil Siap Memantau dan Mengantisipasi Karhutla di Ogan Ilir
BACA JUGA:Wakapolres Ogan Ilir , Cek Kesiapan Sarana Hadapi Karhutla Tahun 2023
“Kita ketahui pada musim kemarau di wilayah kabupaten Ogan Ilir, sering kali terjadi Karhula, Rabu 08 Februari 2023, kami melakukan kegiatan pemasangan spanduk himbauan larangan melakukan pembakaran lahan,’’kata Kasubsi Penmas Polres Ogan Ilir Aiptu Devi Chandra.
Selain melakukan pemasangan spanduk, pihaknya juga melakukan talk show disalah satu radio yang ada di Indralaya Ogan Ilir.
“Dalam acara talk show kali ini disampaikan oleh Kasihumas Polres Ogan Ilir Iptu Abdul Haris, diwakilkan kepada Kasubsi PIDM Bripka Tito SH dan saya sendiri,’’kata Aiptu Devi Chandra.
Materi acara talk show dilakukan untuk mengajak dan menghimbau seluruh lapisan masyarakat yang ada di Ogan Ilir untuk tidak melakukan kegiatan membakar hutan atau membuka lahan perkebunan dengan cara dibakar karena hal tersebut merupakan perbuatan yang melanggar peraturan pemerintah yang ada di negara RI.
“Dampak lainnya , yakni terganggu kesehatan masyarakat, dan perbuatan membakar lahan dapat dipidana kurungan selama 5 tahun penjara dan denda sebesar Rp 5 milyar, sesuai dengan UU RI no 14 tahun 1999 tentang kehutanan, Dan UU RI no 8 tahun 1981 tentang KUHP.UU RI No 32 tahun 2009 tentang lingkungan hidup, serta UU RI no 39 tahun 2019 tentang perkebunan,’’terangnya
Selain melakukan talk show, pemasangan spanduk, petugas Polres Ogan Ilir juga membagikan stiker himbauan karhutla di beberapa ruas jalan di wilayah Indralaya.
Dan dibawah Pimpinan Kapolres Ogan Ilir AKBP Andi Baso Rahman SH, telah membentuk Tim patroli beat khusus yang bertujuan untuk meningkatkan dan menjaga situasi Kamtibmas diwilayah polres Ogan Ilir termasuk juga memantau dan melaporkan apabila ada titik api di wilayah polres Ogan Ilir,’’jelas Aiptu Devi Chandra (sid)
Sumber: