Susi Pudjiastuti Minta Jumlah yang Benar, Yang Meninggal Tak Kembali, Angka Tak Mengobati Duka Kami

Susi Pudjiastuti Minta Jumlah yang Benar, Yang Meninggal Tak Kembali, Angka Tak  Mengobati Duka Kami

Susi Pudjiastuti minta jumlah yang benar korban Kanjuruhan. Susi Pudjiastuti komentari kerusuhan Arema. foto: dokumen/oganilir.co--

JAKARTA, OGANILIR.CO - Susi Pudjiastuti ikut mencermati jumlah korban yang masih simpang siur dalam kerusuhan Arema ini. Beda institusi, beda jumlah korban yang disebutkan.

“Mohon pencerahan, yang benar angka yang mana? Beri angka yang sejujurnya dan sebenarnya. Yang sudah meninggal tidak akan kembali walau angka berubah dan tangis kamipun tidak bisa mengobati duka,” kata Susi Pudjiastuti.

Mantan Menteri KKP Susi Pudjiastuti bersuara atas kesimpangsiuran jumlah korban kerusuhan Arema di Stadion Kanjuruhan Malang. Data korban berubah-ubah.

Dalam unggahannya di Twitter, Senin, 3 Oktober 2022, Susi melampirkan sebuah berita yang menyebutkan jumlah korban kerusuhan Kanjuruhan ini sebanyak 174 orang.

BACA JUGA:Duka Tragedi Kanjuruhan Sebelum Kick off Espanyol vs Valencia, Satu Menit Penghormatan Ratusan Korban

Susi Pudjiastuti mendesak pemerintah atau aparat terkait memberitahukan data yang sebenarnya dan jangan ada yang disembunyikan.

“Tapi beri tahu kami dengan jujur berapa saudara kami yang berpulang, sekali ini beritahu kami kebenarannya,” tegasnya lagi.

Wagub Jatim Sebut 174 Orang

Wakil Gubernur Jatim Emil Dardak memberikan perkembangan terkini tentang tragedi Kanjuruhan Malang. Menurut dia, saat ini korban tewas telah mencapai 174 jiwa.

BACA JUGA:Manchester United Kalah Telak, Dihajar Manchester City 6-3, Erling Haaland dan Phil Foden Hattrick

“Data BPPD Jatim pada jam 09.30 tadi masih 158, tapi pas jam 10.30 tadi jadi 174,” kata Emil, Minggu (2/10/2022).

Menurut Emil, total ada 11 orang luka berat. Sementara sudah ada 298 orang lainnya luka ringan.

Emil juga mengatakan ada 8 rumah sakit rujukan untuk korban antara lain RSUD Kanjuruhan, RS Wava Husada, Klinik Teja Husada, RSUD Saiful Anwar, RSI Gondanglegi, RSU Wajak Husada, RSB Hasta husada, dan RSUD Mitra Delima.

Emil menambahkan, sebagian jenazah sudah teridentifikasi. Sebagian lainnya masih belum.

Sumber: pojoksatu