Rampok Jalinsum Palang Kayu Modus Lama, Korban Sudah Ditarget, Rp300 Juta Dibawa dari Rumah Bukan Bank

Rampok Jalinsum Palang Kayu Modus Lama, Korban Sudah Ditarget, Rp300 Juta Dibawa dari Rumah Bukan Bank

Rampok jalinsum modus lama, korban sudah ditarget. Tampak foto mobil korban, balok kayu yang digunakan perampok dan Kasat Reskrim AKP Dedi Rahmad Hidayat beri keterangan pers. foto: Holid/oganilir.co--

MUSI RAWAS, OGANILIR.CO - Kasus perampokan di jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) dengan melintangkan kayu di jalan adalah modus lama yang bangkit kembali. 

Kasus ini juga secepatnya akan diungkap, tidak tanggung-tanggung jajaran Polsek Muara Beliti, Satreskrim Polres Musi Rawas juga dibantu tim Jatanras Polda Sumsel sudah bekerja siang malam.

Polisi sudah mengidentifikasi kasusnya, korban memang sudah ditarget pelaku, bukan acak. Korban membawa uang banyak Rp300 juta dari rumahnya bukan habis penarikan dari bank.

Korban sudah ditargetkan sejak semula. Masih ada indikasi yang dicurigai, yakni beberapa pemain lokal, maupun orang dalam yang diduga terlibat. 

BACA JUGA:Kamaruddin Mundur Jadi Pengacara Keluarga Brigadir J, Samuel: Cukup Anak Saya Tak Kembali

Korban memang disasar pelaku, terbukti dengan pengendara lain, para rampok 7 orang itu tidak pilih-pilih korbannya tapi langsung menuju targetnya.

Polisi juga mencurigai adanya pemain lokal atau bahkan dari luar juga ikut terlibat. "Tim masih bergerak di lapangan. Beri waktu kami untuk bekerja," kata Kapolres Musi Rawas AKBP Achmad Gusti Hartono SIK melalui Kasat Reskrim  AKP Dedi Rahmad Hidayat di ruang kerjanya, Selasa, 20 September 2022.

Kasus perampokan ini memang laporannya di Polsek Muara Beliti, sesuai TKP-nya di Desa Batu Bandung, Kecamatan TPK, Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan (Sumsel), namun sudah diambil alih Satreskrim Polres Musi Rawas. 

Meski para pelaku, belum tertangkap, namun polisi sudah ada petunjuk mengenai para pelaku. Diakuinya para pelaku sudah hampir teridentifikasi. 

BACA JUGA:Oknum Kapten Kena Sanksi Kemhan dan Mabes TNI Sekaligus, Kasus Todongkan Pistol di Tol Jagorawi

AKP Dedi menjelaskan, dari hasil pengamatan di TKP, maupun kesesuaian terhadap pemeriksaan saksi dan korban, modus pelaku adalah modus lama yang muncul kembali. 

"Untuk dugaan keterlibatan orang dalam, masih kita dalami dan proses penyelidikan anggota di TKP. Sekali lagi mohon bersabar, beri waktu kami bekerja," ungkapnya. 

Dia mengungkapkan, sudah memeriksa atau mengambil keterangan dari dua korban. Bahkan terhadap ibu-ibu yang merekam kejadian perampokan. 

"Sedangkan untuk ibu-ibu yang merekam itu, dari jauh sudah diusir oleh para pelaku. Jadi sekitar 3 mobil yang sudah diusir disuruh putar balik. Sedangkan mobil korban kami perhatikan di TKP sudah diincar pelaku. 

Sumber: